
























sumber: http://juandry.blogspot.com/2010/02/kreasi-bangunan-unik-dari-jeruk.html
Kastil Bran
BUKARES – Kastil Bran telah memiliki reputasi sebagai salah satu dari monumen terkenal dengan arsitektur bergaya era pertengahan, dikenal oleh wisatawan seluruh dunia sebagai “Kastil Drakula”.
Walaupun negara Rumania penuh dengan bangunan dengan arsitektur dan sejarah tua, kastil Bran tetap merupakan bangunan yang terpenting, dan tak dapat dipungkiri bangunan tersebut telah dikenal luas.
Vlad Tepes
Popularitas kastil dihubungkan dengan Pangeran Dracula, yang bereputasi buruk dan merupakan karakter utama dari novel Dracula karangan Bram Stoker pada abad ke-19 .
Terdiri dari 17 buah ruangan, kastil Bran juga merupakan salah satu properti termahal di negara tersebut, dengan nilai jual sekitar 140 juta dollar.
Sejarah peperangan
Family emblem ("Order of the Dragon")
Kastil dibangun pada 1212 oleh perkumpulan pedagang yang berasal dari kota di dekatnya, Brasov. Pada awal mula mempunyai tujuan utama untuk memenuhi kepentingan kapal-kapal yang melewati ngarai kecil Rucar-Bran yang melintasi pegunungan Carpathian.
Pada 1920, Kota Brasov mendermakan kastil tersebut kepada Ratu Rumania, Maria, sebagai tanda terima kasih atas kontribusinya kepada negara. Beliau telah memugar dan mewariskannya kepada putrinya, Putri Ileana.
Tetapi pada 1948, keluarga kerajaan telah diruntuhkan oleh tentara pemerintahan Uni Soviet, yang didukung oleh pemerintahan Rumania pro-Soviet. Kemudian kastil itu beralih menjadi milik pemerintah, dan dibuka untuk umum pada 1956, dengan salah satu bagian bangunannya yang diubah menjadi galeri musium sejarah seni abad pertengahan.
Karena adanya kelalaian dari para pejabat selama bertahun-tahun yang kemudian menyebabkan keruntuhan kastil tersebut, sehingga antara 1987 dan 1993, pada kastil tersebut dilakukan pemugaran kembali secara besar-besaran.
Sesudah era revolusi Rumania pada 1989, rezim komunis kemudian dihapuskan. Keluarga Habsburg, pemilik kastil Bran Castle terdahulu, mulai mengajukan gugatan hukum untuk mendapatkan aset mereka kembali.
Setelah bertahun-tahun berjuang serta bertarung melalui jalur hukum, Dominic Habsburg, cucu laki-laki dari Ratu Maria, dan juga merupakan putra dari Putri Ileana, akhirnya mendapatkan kembali kastil tersebut. Setelah hampir kurang lebih enam dekade kastil tersebut diambil alih dari keluarga tersebut. Mereka bermaksud untuk mengubahnya menjadi musium berkualitas tinggi yang terbuka untuk umum.
Hubungannya dengan Drakula
Bram Stroker
Kastil Bran menjadi terkenal setelah Bram Stoker menulis novel terkenalnya berjudul “Dracula”, dimana tokoh utamanya adalah Pangeran Dracula, yang juga dikenal sebagai “Vampir dari Transylvania.”
Sesungguhnya tokoh dalam novel karangan Stoker ini tidak pernah eksis, baik di dalam sejarah negara Rumania maupun di dalam cerita rakyat Rumania.
Tokoh Drakula, sebetulnya, secara luas dipercaya terinspirasi oleh sisi kelam dari kepribadian tokoh sejarah Rumania: Pangeran Vlad Tepes. Pangeran ini memerintah kota Vallachia, daerah bagian Rumania, selama abad ke-15.
Meskipun tidak pernah didakwa sebagai penghisap darah, namun ia memiliki reputasi yang kelam.
Selama masa kecilnya ia terlahir sebagai tahanan politik oleh kerajaan Ottoman, dan menghabiskan sebagian besar masa mudanya di dalam tahanan Istambul. Kemudian semasa hidupnya ia menjadi Pangeran Vallachia, dengan beberapa dukungan dari Raja Hungaria.
Hukuman Keji Tahanan "Vlad si Penombak"
Ia dikenang atas hukuman keji yang ia terapkan pada pasukan Turki, yakni sebuah praktek umum dimana tentara musuh ditusuk dengan tombak dan dibiarkan agar mereka meninggal secara perlahan-lahan.
Inilah yang mengakibatkan ia mendapat julukan lain “Vlad si Penombak”. Rupanya Vlad memandang hukuman kejinya sebagai balas dendam atas penganiayaan yang ia alami di Turki selama masa kecilnya.
Ia juga memerintah Vallachia dengan tangan besi. Selain melakukan banyak kekejaman selama masa kejayaannya, yang sangat aneh pencuri kecil juga akan melewati hukuman keji atas kriminal yang dilakukannya.
Dapat dikatakan selama masa pemerintahannya bahkan tidak seorang pun yang berani memungut uang yang terjatuh di lantai.
Ketika kisah Pangeran yang menjelaskan karakter dasar dari tokoh Drakula telah berlalu, hubungannya dengan kastil masih tetap tidak jelas. Hal ini disebabkan, karena memang tidak ada.
Kastil Bran disebut juga sebagai “Kastil Drakula” sekitar tiga dekade yang lalu oleh wisatawan asal Barat yang berkunjung ke Rumania dalam rangka pencarian Drakula.
Mereka dikejutkan oleh bagaimana pintu masuk menuju rumah besar Transylvanian menyerupai kastil seperti yang digambarkan oleh Stoker dalam karya novelnya, dan oleh sebab itu dinamakan Kastil Drakula.
Dengan seiring berlalunya waktu, sudah menjadi kepercayaan bahwa novel Stoker memiliki beberapa hubungan nyata dengan Kastil tersebut, tetapi permasalahannya bukan demikian.
Tujuan wisata terkenal
Edisi pertama "Dracula" 1897
Sekarang, siapapun yang bepergian menuju Kastil Bran dengan bayangan novel Stoker yang mengerikan dalam pikiran akan mendapatkan kenyataan yang sama sekali berbeda.
Kastil itu sendiri adalah contoh dari sebuah bangunan kuno, ramah dan indah dengan arsitektur bergaya era pertengahan. Para wisatawan yang datang hanya akan mendapatkan sebuah kastil yang terbentang di daerah pegunungan yang tenang dengan para gembala yang sedang menggembalakan ternaknya, dan para istri yang sedang merangkai tekstil buatan tangan untuk menghias isi rumah mereka.
Sedangkan bagi mereka yang gemar mencari sensasi horor mungkin akan kecewa olehnya. Mereka akan terkejut dengan keramah-tamahan penduduk Rumania dan kulinernya, yang termasuk dalam deretan diantara yang terbaik di daratan Eropa Timur.
Biro perjalanan juga tersedia bagi siapa saja yang ingin menghabiskan waktu di kastil Bran, atau hendak bermalam di area tersebut juga memungkinkan.
Para wisatawan juga tak bisa diacuhkan tentang legenda rakyat Rumania selama mereka tinggal di sana.
Mereka mungkin akan menjadi lebih jelas akan beberapa hal, misalnya, jika bawang putih diletakkan di atas pintu masuk, maka rumah itu akan menjadi terlindungi dari roh jahat. Aman dari bahaya.
Para wisatawan akan pulang dengan kenangan yang menyenangkan, dan timbul keinginan untuk bisa kembali mengunjungi kastil Drakula serta menikmati keindahan sekelilinginya pada saat mendatang. (Gina Neagu/Adrian Sturdza/The Epoch Times/mer)ERABARU.OR.ID
sumber photo : http://www.donlinke.com/drakula/vlad/photos.htm
Ditemukan Ikan Aneh ber gigi seperti pada manusia, sampai saat ini masih dilakukan penelitian oleh para ilmuwan…….
Anda pasti tahu Leonardo Da Vinci. Jenius yang pernah hidup pada abad pertengahan (1452-1519) ini ternyata juga pernah mendesain banyak jenis senjata, termasuk senapan mesin, mesin panah raksasa, menara kepung, bom cluster, dan bahkan cikal bakal tank moderen.Leonardo Da Vinci (1452-1519)
1. Terminator Leonardo Da VinciRobot perang Leonardo Da Vinci baru ditemukan tahun 1957, saat Carlo Pedretti menemukannya di antara desain-desain Da Vinci lainnya yang tidak terhitung jumlahnya. Robot perang ini pertama kali disketsa oleh Da Vinci tahun 1495, disebutkan pertama pada tahun 1974, dalam Codex Madrid yang ditulis oleh Ladislao Reti, tapi baru mulai direkonstruksi ulang tahun 1996 oleh Mark Rosheim saat mempublikasikan sebuah studi independen mengenai robot bekerja sama dengan Florence Institute and Museum of the History of Science. Tahun 2002 Rosheim baru menyelesaikan keseluruhannya dengan membuat model fisik lengkap dari robot itu untuk sebuah dokumenter BBC. Sejak itu, sesosok prajurit yang yang dinamakan "Robot Leonardo" muncul di berbagai ekshibisi dan museum-museum.
Tahun 2007 Mario Taddei membuat penelitian baru mengenai dokumen-dokumen asli Da Vinci, menemukan data yang cukup untuk membangun sebuah versi dari prajurit robot itu, dengan lebih mendekati gambar desain aslinya. Robot ini didesain hanya untuk tujuan bertahan, tidak untuk perang. Gerakan-gerakannya seperti terbatas karena lengan-lengannya hanya bisa bergerak ke kanan dan ke kiri saat ditarik dengan sebuah tali. Model penting ini dipertunjukkan di berbagai ekshibisi di seluh dunia dan hasil penelitian Taddei telah dipublikasikan dalam bukunya "Robot-robot Leonardo Da Vinci".
2. Senapan Mesin
Senapan mesin multi-laras merupakan sebuah senjata api yang hebat. Da Vinci mensketsanya sekitar tahun 1480 di Florence, mungkin sebagai jawaban atas kebutuhan raja akan seorang arsitek militer. Sebuah engkol tangan untuk mengatur elevasi dan reloading merupakan tantangan utamanya - terutama saat ditembakkan.
Meski kemampuan tembak cepat yang ada pada model senapan mesin berikutnya lebih baik, dengan desain yang luar biasa dengan mekanisme loading. Dengan melebarkan ruang tembaknya, prototipe Da Vinci dibuat dan menjadikannya sebuah senjata yang efektif melawan sebarisan pasukan. Ditambah lagi desain Da Vinci mudah dipindahkan di medan perang karena ringan dan ditempatkan di atas roda-roda.
3. Bom ClusterUntuk membuat bombard atau cannon, sebuah senjata yang sudah dikenal saat itu, bahkan lebih mematikan, Da Vinci juga mendesain proyektil-proyektil besar, terdiri dari tempurung di sekeliling spacers besi dan dipasangkan di dalam casing yang lunak. Sekali ditembakkan, penemuan ini meledak menjadi banyak pecahan-pecahan. Hal itu menjadikan range tembak dan impact yang lebih besar daripada sebuah peluru cannon.
4. Kereta PerangIni adalah salah satu manuskrip Da Vinci yang paling cantik. Dia membuat sketsa kuda menarik kereta terbuka yang dilindungi dengan pedang-pedang tajam dan melingkar yang bergerak di tengah pertempuran, membunuh semua di dekatnya. Pedang-pedang yang berputar khusus didesain untuk menebas lengan-lengan korbannya. Dalam salah satu gambarnya, Da Vinci mengilustrasikan pembantaian dalam detil yang mengerikan.
5. Cannon BarisGambar ini ada pada halaman pertama dari Codex Atlanticus. Gambarnya sendiri sangat legkap dan mengagumkan, mengilustrasikan rencana sebuah bombard dengan 16 cannon dalam suatu lingkaran. Aspek yang paling menariknya adalah pada pusat bombard itu sendiri, yang merupakan tempat sepasang tongkat mekanis dan roda-roda gir, membuatnya seperti sebuah senjata yang sangat besar.
6. TankYang ini mungkin adalah salah satu dari proyek Da Vinci yang paling dikenal. Idenya untuk membuat panik dan kehancuran pada pasukan musuh dituangkannya dalam kendaraan perang mirip kura-kura ini. Dalam sebuah proposal kerja untuk Duke of Milan, Da Vinci membual "Aku bisa bikin kendaraan perang, aman, dan tidak terkalahkan, yang akan merangsek masuk dekat pada musuh dengan artilerinya dan dibelakangnya dapat mengikutinya tanpa ada perlawanan." Cikal bakal tank moderen ini bisa bikin shock di medan perang abad 15-an, tapi ternyata desain ini memiliki kesalahan-kesalahan serius. Bahkan dengan beberapa modifikasi dia masih menghadapi berbagai kendala dan akhirnya menghentikan proyeknya.
7. Dinding PertahananDa Vinci mendesain pula metode bertahan yang rumit dan mengagumkan. Saat dinding diserang, pasukan dibalik benteng pertahanan dengan cepat dan mudah mengelak dari musuh dengan satu pergerakan menggunakan sebuah sistem tuas. Saat musuh menggunakan tangga untuk menrobos dinding, tuas-tuas akan dikaitkan untuk menggerakan rel-rel pada dinding dimana tangga disandarkan sehingga musuh akan berjatuhan.
8. KetapelDesain dasar dari ketapel sudah digunakan ratusan tahun sebelum Da Vinci menyempurnakannya. Dia membuat beberapa model yang berbeda-beda. Desain utamanya menggunakan per daun ganda untuk menciptakan energi besar untuk melemparkan proyektil-proyektil batu atau material-material yang dibakar hingga jarak yang jauh. Loading dua per daun besar dilakukan menggunakan sebuah engkol tangan pada sisi ketapel.
9. BentengDa Vinci mendesain benteng ini dengan ide mengutamakan kesalamatan dalam suatu serangan. Bentuk gabungannya inovatif dan bisa dijadikan bentuk pertahanan yang efektif dari serangan proyektil-proyektil artileri yang mematikan.
Benteng Da Vinci banyak dianggap sangat moderen dengan desain menara-menara bundar dan dinding eksterior yang sedikit miring untuk menyerap serangan-serangan bersenjata. Bagian paling pentingnya terletak di tengah, yang menurut gambar aslinya juga terdapat lorong-lorong bawah tanah rahasia. Sebagai tambahan, benteng ini juga dilengkapi dua lapis dinding konsentris, puncak di sekelilingnya, dengan maksud mengurangi impact tembakan cannon.
10. Cannon yang Mudah DipindahkanCannon adalah senjata yang sangat berat dan kereta untuk mengangkutnyapun sering macet. Da Vinci mendesain suatu struktur yang dengan mudah bisa dipereteli dan dipindahkan untuk kemudian dirakit kembali.
11. SpringaldSpringald, suatu alat yang melemparkan batu-batu atau kayu besar seperti sebuah panah dengan swing arms di dalamnya. Contoh dari springalds digambar oleh Da Vinci dalam satu waktu saat dia juga menggambar senjata-senjata powder-propelled. Meski beberapa contoh hasil rekonstruksi bisa dijumpai, tidak ada bukti arkeologisnya yang ditemukan. Sangat mungkin karena material dari senjata ini didaur ulang saat tidak digunakan lagi.
12. Helikopter Da Vinci
Leonardo Da Vinci dikenal sebagai penggagas pertama mesin yang terbang secara vertikal. Sketsa dari mesin terbang berbaling-baling yang bertahun 1493 ini baru ditemukan pada abad 19. Tediri dari sebuah wahana yang dipasangi baling-baling yang dikendalikan oleh suatu sistem yang belum sempurna benar. Desain ini bagaimanapun juga belum pernah digunakan.
Da Vinci dikatakan sebagai penemu pertama yang secara praktis memperkenalkan mesin terbang heavier-than-air. Dia juga pernah meyakinkan bahwa suat saat nanti jika manusia bisa terbang, itu akan menggunakan prinsip helikopternya. Dua ratus tahun kemudian memang terbukti mesin terbang prediksinya itu berhasil dibuat.
13. Kapal PerangGambar kapal perang Da Vinci memperlihatkan sebuah kapal kecil yang di haluannya dipasangi metal dan digunakan menyerang kapal musuh. Juga dilengkapi perisai pelindung yang berputar dan akan terbuka setelah serangan berlalu.
Perisai pelindung melindungi dari kapal musuh dan membantu mendekati musuh. Perisai ini tidak akn dibuka untuk mengeluarkan cannon hingga setelah kapal perang ini meyerang kapal musuh atau berada terlalu dekat kapal musuh dan harus ditaklukkan. Perisai ini dipasang pada suatu sistem kerek (derek) yang bekerja sangat cepat. Sekali merendah ke air, perisai ini juga berfungsi sebagai rem untuk mencegah cannon bergerak. Perisai ditutup manual dengan kerekan.
14. Panah RaksasaPanah ini demikian besar hingga roda-roda yang berjumlah enam diperlukan untuk menjaga kestabilannya. Panah Da Vinci raksasa ini melepasakan bola-bola berat, bukannya anak panah.
Busurnya dibuat dari kayu-kayu yang lentur yang diikat kawat dan menempel di tempatnya oleh pin-pin yang bisa diputar. Bentangannya mencapai 13 meter dan ditarik oleh meknisme baling-baling yang rumit. Da Vinci memasang kerek untuk mengatur traksi pada bagian belakang panah yang juga merupakan mekanisme baling-baling kedua, didesain untuk mengurangi tenaga yang dibutuhkan untuk mengencangkan panah saat digunakan.
15. Senjata untuk MengepungModel dari Da Vinci ini memperlihatkan sebuah mesin yang didesain untuk menyerang benteng-benteng pertahanan. Mesin ini terdiri dari sebuah struktur yang mudah dipindahkan dengan jembatan yang dipersenjatai yang disandarkan pada dinding benteng, sementara pasukan mencoba memasuki kota atau kastil.
Da Vinci juga mendesain sistem klasik untuk digunakan dalam serbuan ke benteng-benteng kota musuh. Tangganya dibuat khusus dibuat dari roda-roda bergigi. Sebuah engkol memutar rodanya ke belakang dan ke depan yang mengangkat dan menurunkan tangganya.
Sumber: http://aneh-tapi-nyata.blogspot.com/2009/08/mesin-perang-leonardo-da-vinci.html






